Ringkasan
Email Archiever adalah aplikasi desktop Windows untuk mengarsipkan email Gmail lama ke komputer pengguna. Aplikasi tidak menyediakan server arsip email dan tidak mengunggah isi email, lampiran, password Gmail, atau arsip lokal ke server milik Email Archiever.
Data yang Diproses
Saat pengguna menghubungkan Gmail, aplikasi dapat memproses metadata email, isi email, lampiran, label tertentu, Gmail message ID, alamat pengirim, alamat penerima, tanggal, subjek, dan ukuran perkiraan pesan. Data ini digunakan untuk menampilkan pratinjau, membuat file arsip lokal, dan membaca kembali arsip.
Aplikasi juga menyimpan data akun lokal per komputer, termasuk alamat email, status verifikasi, dan hash password. Password aplikasi lokal disimpan sebagai hash, bukan teks asli.
Penggunaan Google API
Email Archiever menggunakan OAuth Google dan Gmail API untuk membaca email dan, jika pengguna menyetujui, memindahkan pesan ke Trash setelah arsip lokal berhasil diverifikasi. Aplikasi meminta scope Gmail yang diperlukan untuk fungsi tersebut.
Password Gmail tidak pernah diminta atau disimpan. Proses login Google dilakukan melalui browser dan mekanisme OAuth.
Penyimpanan Lokal
Arsip email disimpan di folder yang dipilih pengguna. File arsip dapat berupa Standard Archive dengan format .eml atau Protected Archive dengan format terenkripsi .eml.enc.
Token OAuth disimpan secara lokal dalam bentuk terenkripsi menggunakan Windows DPAPI per pengguna Windows. Data akun lokal, daftar akun Gmail, metadata staging, lisensi, dan data trial juga disimpan pada komputer pengguna.
Protected Archive
Protected Archive menggunakan enkripsi terautentikasi untuk melindungi isi email lokal. Kunci arsip dilindungi oleh Windows DPAPI. Jika file kunci Protected Archive atau profil Windows asal hilang, arsip terenkripsi mungkin tidak dapat dipulihkan.
Gambar Online dan Lampiran
Gambar online di dalam email diblokir secara default untuk mengurangi risiko tracking pixel. Jika pengguna memilih memuat gambar online, aplikasi mengunduh gambar melalui cache lokal dengan pembatasan keamanan.
Lampiran dapat dibuka atau disimpan oleh pengguna. Aplikasi menampilkan peringatan sebelum lampiran dibuka karena file lampiran dapat membawa risiko keamanan seperti file lain di komputer.
Perubahan pada Gmail
Email Archiever tidak memindahkan pesan Gmail ke Trash sebelum salinan lokal dibuat dan diverifikasi. Opsi Trash hanya berjalan jika pengguna mengaktifkannya dan menyetujui prosesnya. Aplikasi tidak menggunakan penghapusan permanen Gmail.
Berbagi Data
Email Archiever tidak menjual data pengguna. Karena aplikasi bekerja secara lokal, isi email dan arsip lokal tidak dikirim ke pihak pengembang oleh aplikasi. Data tetap dapat diproses oleh Google sesuai kebijakan Google saat pengguna menggunakan OAuth dan Gmail API.
Tanggung Jawab Pengguna
Pengguna bertanggung jawab menjaga folder arsip, backup, file lisensi, akses komputer, dan file kunci Protected Archive. Pengguna juga bertanggung jawab memastikan penggunaan aplikasi mematuhi kebijakan organisasi, peraturan retensi data, dan hukum yang berlaku.
Perubahan Kebijakan
Kebijakan ini dapat diperbarui ketika fitur, model lisensi, integrasi provider email, atau persyaratan hukum berubah. Versi terbaru dapat disertakan bersama aplikasi atau dipublikasikan pada halaman produk.